KONFRENSI INTERNASIONAL 1ST ICASSE KOLABORASI 5 PERGURUAN TINGGI

Konferensi Internasional ICASSE (International Conference on Applied Social Science in Education) pertama yang diselenggarakan pada 24-25 Desember 2024, merupakan kolaborasi dari lima perguruan tinggi di Indonesia, yaitu Universitas PGRI Yogyakarta, Universitas PGRI Pontianak, Universitas PGRI Kanjuruhan Malang, Universitas Bhinneka PGRI Tulungagung, dan STKIP Pasundan. Konferensi ini bertujuan untuk membahas peran kecerdasan buatan (AI) dalam pendidikan ilmu sosial, sejalan dengan perkembangan era Society 4.0 yang menuntut lulusan yang melek teknologi serta memiliki keterampilan abad ke-21.  

Latar belakang pemilihan tema “Enhancing The Role Of Artificial Intelligence In The Social Studies Education” dalam Konferensi Internasional 1st ICASSE ini didasari oleh perkembangan pesat di era Society 4.0, yang menuntut perubahan dalam sistem pembelajaran untuk mempersiapkan lulusan yang melek teknologi. Untuk menghadapi tantangan tersebut, lulusan tidak hanya perlu menguasai teknologi, tetapi juga harus memiliki kemampuan berpikir kritis, bernalar, kreatif, komunikatif, kolaboratif, serta kemampuan pemecahan masalah yang didasari oleh nilai-nilai Pancasila. Keterampilan ini sangat relevan dalam memanfaatkan teknologi yang berkembang pesat, termasuk Artificial Intelligence (AI).

Penggunaan AI dalam dunia pendidikan telah memberikan kemudahan yang luar biasa, baik dalam pengajaran maupun pembelajaran, di mana pendidik dan siswa sama-sama merasakan manfaatnya. Oleh karena itu, mempelajari dan mengoptimalkan penggunaan teknologi AI untuk mendukung proses pembelajaran di bidang pendidikan menjadi langkah yang sangat penting.

Topik ini dikaji lebih dalam pada sesi pertama konferensi yang menghadirkan narasumber dari berbagai negara, yaitu Dr. Sharifah Zannierah Syed Marzuki dari Universiti Teknologi Mara Malaysia, Dr. Nola Fibriyani Bte Salman dari Muhammadiyah Islamic College Singapore, dan Abdulnassir Yasin, M.Ed., dari Universitas Islam Uganda. Sesi ini dimoderatori oleh Salman Rasheed, M.BA, dari University of Turbat Pakistan.

Pada sesi kedua, lima narasumber dari perguruan tinggi di Indonesia, yaitu Dr. Salamah, M.Pd. (Universitas PGRI Yogyakarta), Dr. Jajang Hendar Hendrawan, M.Pd. (STKIP Pasundan), Dr. Saiful Bahri, M.Pd. (Universitas PGRI Pontianak), Dr. Imam Sukwatus Suja’i, M.Si. (Universitas Bhinneka PGRI), dan Dr. Lilik Sri Hariyani M. Ak. (Universitas PGRI Kanjuruhan Malang), mendiskusikan berbagai aspek terkait penerapan AI dalam pendidikan. Sesi ini dimoderatori oleh Dr. Victor Novianto dari Universitas PGRI Yogyakarta.

Selanjutnya, konferensi ini menghadirkan 110 narasumber sebagai panelis dari berbagai institusi dan universitas, baik dari dalam maupun luar negeri. Sebagian besar artikel dari konferensi ini dipublikasikan dalam Prosiding Internasional dengan DOI 10.31316/icasse.v1i0108.6703, menandakan kontribusi akademis yang signifikan dari acara ini. Kegiatan konferensi ini digawangi mahasiswa magister pendidikan IPS UPY yang dipimpin Novianto Ari Prihatin.

Selain diskusi akademis, konferensi ini juga mengadakan lomba dengan lima kategori untuk memacu semangat kompetisi di antara para akademisi, yang mencakup Best Paper, Best Presentation, Best Learning Innovation, Best Learning Media, dan Best Practice yang hasilnya terlampir dibawah. ICASSE diharapkan menjadi acara rutin yang akan diselenggarakan secara bergilir di berbagai lokasi untuk mendorong kolaborasi antar perguruan tinggi.

Share: